Senin, 31 Maret 2014

Tips Memilih sofa dan Kain Pelapis sofa serta perawatannya

Bahan Alternatif untuk SofaTips Memilih sofa dan Kain Pelapis  sofa serta perawatannya


sofa—sebuah perangkat duduk yang biasanya diletakkan di ruang keluarga atau ruang tamu. Karena bentuknya yang panjang, ada beberapa orang yang menyebut sofa sebagai dipan. Sebetulnya, yang dimaksud sofa itu adalah perangkat duduk untuk 3 orang.







Tips Memilih Sofa


-        Perhatikan kualitas kulit pelapisnya. Tanyakan kualitasnya, pilih yang halus dan tidak kesat.


-        Amati kerapian dan kekuatan jahitannya demi mendukung keindahan dan kekuatan sofa.


-        Pertanyakan konstruksinya. Pilih yang konstruksinya kuat. Material konstruksi sebaiknya dari kayu solid atau logam. Sistem pengikat juga harus kuat (biasanya dari sudut ke sudut atau jenis baut yang dipakai).


-        Sesuaikan ergonomi  sofa dengan tubuh Anda . sofa indah tidak bakal berguna dan tidak nyaman jika tidak sesuai dengan ergonomi tubuh.


Tips Memilih kain pelapis sofa


-        Pilih bahan yang memiliki tenun rapat. Caranya gosok atau remas permukaan kain itu. Jika tenunannya tetap rapat berarti kain tersebut bagus.


-        Jika diremas kain tidak lantas pecah.


-        Tidak ada serabut yang tertinggal di telapak tangan saat diusap.


-        Tidak gatal jika diduduki.


-        Pastikan warna dan mootif sesuai dengan tema interior Anda.


-        Sesuaikan dengan dana Anda.


Tips menghilangkan bau ompol pada sofa


-        Siramkan secukupnya campuran air hangat dan garam dapur pada bagian sofa yang terkena ompol. Ratakan, kemudian ambil lap kering . tekan-tekan dan jemur di bawah terik sinar matahari.


Tips melenyapkan bau urin kucing pada sofa


-        Gunakan campuran deterjen dan air untuk segera menghilangkan urin tersebut. Bubuhkan cuka secukupnya pada area tersebut. Pastikan jenis kulit sofa Anda aman terhadap bahan ini (tidak luntur/berubah warna ).


-        Gosok perlahan dan biarkan sampai agak kering  atau masih lembab, baru tambahkan soda kue ke atas noda.


-        Tunggu sampai kering lalu vaacum daerah tersebut sampai benar-benar bersih.


Tips Melenyapkan Noda eskrim pada sofa


-        Ambil sikat gigi bekas, basahi dengan air lalu oleskan sedikit sabun mandi, lebih disarankan memakai sabun bayi karena akan mempercepat proses. Sikat sofa perlahan-lahan sampai noda hilang. Setelah bersih segera keringkan dengan lap bersih.


Tips Membersihkan sofa


-        Agar sofa kembali bersih Anda bisa membuat larutan deterjen sampai berbusa. Ambil sikat dan bersihkan sofa memakai busa tersebut. Lalu keringkan memakai hair dryer . dijamin sofa akan kembali menghias ruangan Anda. (400 solusi rumah mungil, Riana larasati)


Judul Artikel : Tips Memilih sofa dan Kain Pelapis  sofa serta perawatannya


Tips Membersihkan Perkakas Rumah

Tips Membersihkan Perkakas RumahTips Membersihkan Perkakas Rumah


  • Membersihkan Perkakas Kuningan dan Tembaga

Campurlah lemon juice dan garam hingga kental. Gosokkan ke peralatan Anda dari kuningan atau tembaga dengan menggunakan kain yang halus, bilas dan keringkan. Kuningan akan tampak lebih cemerlang dan kilapnya pun akan bertahan lebih lama setelah dibersihkan dengan cara tersebut. Setelah itu, segeralah gosok dengan sedikit olive oil (minyak zaitun) sebagai langkah terakhir.


  • Perkakas Perak Menjadi Kinclong

Untuk menjadikan perkakas perak Anda menjadi kinclong, Anda dapat memanfaatkan benda-benda yang ada di rumah seperti air cuka dan biji klerak serta odol pasta gigi.


Untuk menggunakan air cuka dan biji klerak berikut  tipsnya – ambil lap kering bersih dan celupkan ke dalam air rendaman air cuka dan biji klerak. Usapkan kain ke permukaan perak dan gosok perlahan –lahan sampai semua permukaan terlapisi dengan air cuka dan biji klerak. Untuk bagian yang susah, Anda dapat memanfaatkan cotton bud untuk menjangkaunya. Selanjutnya diamkan beberapa saat, lalu lap dengan lap kering , gosok sampai seluruh permukaan peralatan yang terbuat dari perak milik Anda terlihat seperti baru. Sedangkan jika Anda ingin memanfaatkan odol untuk menjadikan perkakas perak kinclong, sediakan pasta gigi, cotton bud dan lap bersih kemudian oleskan permukaan perkakas perak yang sudah memudar warnanya dengan odol secara merata. Biarkan hingga mengering kemudian lap permukaan sambil digosok secara perlahan.


  • Perkakas Kuningan tampak baru

Rendam asam jawa dalam air hangat selama ½ jam . celupkam lap bersih ke dalam air tersebut. Lap semua permukaan perkakas kuningan, tunggu hingga mengering kemudian gosok permukaannya dengan lap yang baru.


  • Tips membuat pembersih untuk perhiasan perak

-        Isilah sebuah botol dari gelas/kaca, dengan aluminium foil berbentu strip (foil spaghetti) hingga setengah penuh.


-        Tambahkan 15 gram  garam dam air dingin hingga penuh lalu tutuplah rapat


-        Jika ingin dgunakan cukup masukkan perhiasan perak Anda ke dalam botol selama beberapa menit , lalu keluarkan untuk dibilas dengan air dan keringkan segera. (400 solusi rumah mungil, Riana larasati)


Judul Artikel : Tips Membersihkan Perkakas Rumah



Tips Membersihkan Perkakas Rumah

Minggu, 30 Maret 2014

Tips Mengoptimalkan Cahaya Dalam Rumah

Tata Pencahayaan RumahTips Mengoptimalkan Cahaya Dalam Rumah


Rumah yang indah, sehat, dan nyaman memang idaman semua orang. Keindahan rumah adalah hal yang bersifat relatif, tapi pen­cahayaan rumah merupakan hal yang  tidak bisa disepelekan begitu saja dalam perencanaannya dan  juga dalam pengkonsepannya.


Berikut Beberapa tips mengoptimalkan cahaya dalam rumah :


  • Cahaya di Sudut Ruang

Memberi cahaya pada pojok atau sudut ruangan mampu membuat tampilan ruang semakin besar. Ini lebih berfungsi lagi jika ruangan ternyata kekurangan cahaya alami


  • Hindari Cahaya Terang di Area Luas

Ruang yang terang dan terbuka mampu menunjukan efek visual ruang yang sebenarnya. Sebaliknya, ruangan yang luas atau besar dengan cahaya yang terlalu banyak akan mengesankan suasana yang kosong.


  • Lampu Sesuai Setting

Setting ruang dengan warna netral membutuhkan lampu yang tidak sedikit untuk memberikan efek yang diinginkan. Sebaliknya, lampu yang sedikit hanya akan membuat ruang tampak kosong dan datar. Ini cocok diterapkan pada setting bertema klasik atau khusus untuk bagian per bagian.


  • Lampu Peninggi Ruangan

Bentuk lampu yang ramping apalagi yang digantung beberapa buah sekaligus, makin menambah tinggi ruangan . pilih bentuk silinder kecil atau kotak mungil


  • Cahaya Remang Pojok Rumah

Pojok rumah untuk bernalas-malasan memrlukan lampu yang menghasilkan cahaya remang-remang demi mendapatkan suasana yang lebih tenang.


  • Rencanakan Skema Listrik

Ketika merencanakan skema listrik dan pencahayaan, mulailah dengan memahami kegiatan yang akan terjadi di dalamnya. Tentukan tipe cahaya yang paling tepat, untuk masing-masing ruang. Terutama perhatikan ruang belajar atau bekerja, area memasak dan persiapan, area bermain anak-anak dan ruang penyimpanan. Cari kekuatan cahaya yang pas untuk ruang-ruang tersebut sehingga setiap Anda dapat melakukan aktivitas di area tersebut dengan optimal


  • Pilih Lampu Fleksibel

Lihak fleksibilitas jenis lampu yang dipakai untuk mengakomodasi fungsi ruang yang baru. Anda bisa menggunakan perabot lampu freestanding, bisa dipindah-pindah atau saklar pengontrol lampu downlight yang bisa diatur memakai dimmer. Desain lampu yang portable lebih bisa menghemat tempat.


  • Aneka Cahaya Percantik Ruang

Jangan batasi pilihan pencahayaan Anda. Cobalah mengecek  kategori lampu dengan pilihan yang  tersedia di lapangan atau supplier. Banyaknya pilihan pencahayaan mampu menawarkan perbedaan teknik pencahayaan dan efek visual demi kesesuaian dengan ruang. Misalnya, pencahayaan langit-langit, lampu dinding, lampu meja, downlight , uplight dan spotlight. Pilihan tidak terbatas pada jenis pencahayaan yang dihasilkan namun juga atas pertimbangan besar kekcil dayanya, hemat energi atau tidak.


Judul Artikel : Tips Mengoptimalkan Cahaya Dalam Rumah


Prosedur Hibah Tanah dan Bangunan (2)

Prosedur Hibah Tanah dan BangunanSetelah pada artikel sebelumnya (baca : Prosedur Hibah Tanah dan Bangunan (1) ), Admin membahas tentang Pengertian Hibah, syarat hibah dan larangan dalam hibah. pada bagian ini admin akan membahas tentang perbedaan hibah dengan hibah wasiat , hal-hal yang harus diperhatikan dalam pemberian hibah serta Prosedur Teknis Pelaksanaan  Hibah Atas Tanah dan Bangunan.


Beda Hibah dengan Hibah Wasiat


Pada dasarnya hibah wasiat adalah sama dengan hibah biasa, akan tetapi ada satu hal penting yang menyimpang dari hibah biasa, yaitu ketentuan bahwa pemberian hibah tersebut haruslah dilakukan pada waktu pemberi hibah masih hidup.  untuk hibah wasiat , pemberi hibah justru baru berlaku pada saat pemberi hibah meninggal dunia.


Pemberian hibah secara wasiat tersebut dilakukan oleh pemberi hibah dengan cara penulisan bahwa akan diberikan suatu hibah kepada seseorang, jika is pemberi hibah meninggal dunia.


Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pemberian hibah


  • Jika pemberi hibah memiliki beberapa orang anak, sedangkan hibah atas tanah dan bangunan hanya diberikan kepada salah satu anaknya, hibah tersebut sebaiknya mendapat persetujuan dari anak-anaknya yang lain. Persetujuan dari anak-anak yang lain bukan merupakan syarat mutlak, tetapi dalam hibah atas tanah dan bangunan, persetujuan dari anak-anak yang lain dijadikan sebagai salah satu syarat dibeberapa kantor Pertanahan. Ini demi mencegah terjadinya tuntutan dari keturunannya di kemudian hari;

  • Pemberian hibah oleh pribumi yang beragama Islam harus taat pada ketentuan tentang batas maksimum pemberian hibah kepada orang selain ahli warisnya, yaitu sebesar 1/3 (satu pertiga) dari seluruh harta pemberi hibah.

Pemberi hibah menurut BW juga harus memperhatikan hak mutlak dari ahli waris lainnya.


Prosedur Teknis Pelaksanaan Hibah Atas Tanah dan Bangunan


Pada prinsipnya, proses pelaksanaan dan syarat-syarat untuk pelaksanaan hibah atas tanah dan bangunan tak jauh berbeda dengan prosedur jual beli biasa. Pertama-tama, diperlukan adanya data tanah dan data pemberi/penerima hibah.


Data Tanah, meliputi :


  • PBB Asli 5 tahun terakhir berikut STTS (bukti bayarnya)

  • Sertifikat tanah asli

  • Izin Memberikan Bangunan (IMB) asli

  • Bukti pembayaran  rekening listrik, telepon, dan air (bila ada)

  • Jika masih dibebani Hak tanggungan (hipotek), harus dilampirkan pula sertifikat Hak tanggungan asli atas tanah dan bangunan dimaksud, dilengkapi dengan surat lunas dan surat roya asli dari bank yang bersangkutan

Data Pemberi Hibah dan Penerima Hibah, meliputi :


  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk Suami/Istri pemberi dan penerima hibah

  • Fotokopi Kartu Keluarga dan Akta Nikah pemberi dan penerima hibah

  • Fotokopi Akta kelahiran penerima hibah (jika pemberian hibah dalam garis keturunan lurus ke atas dan ke bawah 1 derajat, misalnya orang tua pada anak atau sebaliknya)

Setelah data lengkap, lanjutkan dengan proses :


  1. Pengecekan terhadap keaslian sertifikat hak atas tanah tersebut pada kantor pertanahan setempat

  2. Pengurusan surat keterangan bebas  pajak penghasilan (SKB PPh) untuk hibah dalam garis keturunan lurus ke atas dan ke bawah 1 derajat Pengurusan ini dilakukan dengan cara mengajukan surat permohonan ke kantor pelayanan pajak setempat

  3. Setelah mendapatkan SKB PPh, penerima hibah harus melunasi BPHTB .

  4. Setelah data dilengkapi, sertifikat tanah dicek keasliannya, dan pajak-pajak dibayar serta dilaporkan , maka PPAT dapat langsung memproses hibah.

Penghitungan pajak Hibah (BPHTB Hibah)  adalah sebagai berikut :



Pajak Hibah (BPHTB Hibah)= ([NJOP/harga jual - nilai tidak kena pajak (NJOPTK)] x5%) x 50%

Catatan : NJOPTKP untuk waris dan untuk pajak berbeda. Untuk hibah yang dilakukan oleh orang yang tidak dalam garis keturunan lurus ke atas dan ke bawah 1 derajat, akan dikenakan pajak yang sama besarnya dengan pajak pada jual beli biasa. Misalnya pemberian hibah antara saudara kandung, pemberian hibah dari kakek kepada cucunya atau sebaliknya.


Data Yang Harus Dilengkapi Dalam Jual Beli Tanah/Bangunan

Data Yang Harus Dilengkapi Dalam Jual Beli Tanah/BangunanData Yang Harus Dilengkapi Dalam Jual Beli Tanah/Bangunan


Jual beli merupakan proses peralihan hak yang sudah ada sejak zaman dahulu, dan diatur dalam hukum adat, dengan menggunakan prinsip dasar ‘Terang dan Tunai’. Terang mempunyai arti jual beli harus dilakukan dihadapan pejabat umum yang berwenang, baik lewat kepala adat ( untuk tanah adat), camat (selaku PPAT di daerah yang belum ada PPAT-nya), atau PPAT yang juga notaris). Sedangkan Tunai mempunyai arti harga jual beli  harus dibayarkan secara lunas (tunai). Jadi, apabila harga belum lunas maka belum dapat dilakukan proses jual beli.



Jual beli tanah/bangunan harus dilakukan di hadapan pejabat umum yang berwenang dan harus dibayarkan secara lunas.



Data standar jual beli tanah


Dalam transaksi jual beli tanah/bangunan, biasanya seorang PPAT akan meminta data-data yang dibutuhkan dalam proses jual beli , yakni data standar yang meliputi :


1. Data tanah, meliputi :


-        PBB asli lima tahun terakhir berikut surat tanda terima setoran (bukti bayarnya)


Pada waktu pengecekan sertifikat, pihak PPAT yang hendak melaksanakan transakli jual belinya dapat meminta print out dari kantor PBB terlebih dahulu, untuk dilihat tahun berapa saja yang belum dipenuhi kewajiban pembayaran PBB-nya.


-        Sertifikat Asli Tanah


Sertifikat asli harus diserahkan kepada PPAT minimal saatu hari sebelum proses penandatanganan akta jual beli, untuk dilakukan pengecekan mengenai keabsahannya pada kantor pertanahan.


-        Asli Izin Mendirikan Bangunan (IMB)


IMB ini merupakan syarat penting untuk pendirian sebuah bangunan. Oleh karena itu, IMB juga dijadikan sebagai salah satu prasyarat yang sebaiknya dimiliki oleh penjual dalam melakukan transaksi jual beli dan untuk diserahkan pada pembeli setelah proses pembuatan akta jual belinya selesai. Kelengkapan IMB ini  akan memudahkan bagi pembeli selanjutnya untuk membuktikan kelengkapan perizinan atas bangunan tersebut.


-        Bukti pembayaran rekening listrik, telepon, air (bila ada)


-        Jika masih dibebani Hak tanggungan (hipotek) harus dilampirkan pula sertifikat Hak Tanggungan Asli atas tanah dan bangunan dimaksud dilengkapi dengan surat lunas dan asli surat roya dari bank yang bersangkutan.


 2. Data Penjual dan Pembeli (masing-masing) dengan kriteria sebagai berikut :


Untuk perseorangan :


-        Fotokopi Kartu Tanda Penduduk suami/istri penjual dan pembeli


-        Fotokopi Kartu Keluarga dan Akta Nikah


-        Fotokopi NPWP Penjual dan Pembeli


Untuk Perusahaan


-        Fotokopi KTP Direksi  dan Komisaris yang mewakili


-        Fotokopi Anggaran Dasar lengkap berikut pengesahannya dari Menteri kehakiman dan HAM RI


-        RUPS PT untuk menjual (jika yang dijual/dialihkan merupakan sebagian besar dari aset PT) atau Surat pernyataan  (kalau yang dialihkan hanya sebagian kecil aset PT ) kepada direksi.


Catatan : untuk Fotokopi identitas diri, akta nikah dan KK wajib dibawa dan diperlihatkan aslinya kepada notaris pada saat penandatanganan.


Sabtu, 29 Maret 2014

Prosedur Hibah Tanah dan Bangunan (1)

Prosedur Hibah Tanah dan BangunanProsedur Hibah Tanah dan Bangunan


Pengertian Hibah 


Berdasarkan Pasal 1667 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia (BW) hibah mempunyai pengertian sebagai berikut :



Hibah Adalah pemberian oleh seseorang kepada orang lainnya, secara cuma-cuma dan tidak dapat ditarik kembali, atas barang bergerak maupun barang tidak bergerak pada saat pemberi hibah tersebut masih hidup.”



Download Kitab Undang-Undang Hukum Perdata


Sesuai dengan Pasal 1666 BW, pemberian hibah bersifat final dan tidak dapat ditarik kembali. Tetapi dalam Pasal 1688 BW sudah disebutkan  bahwa ada kondisi-kondisi tertentu dimana hibah yang sudah pernah dilakukan dapaat ditarik kembali oleh pemberi hibah apabila terdapat hal-hal berikut:


  1. Syarat-syarat hibah tidak dipenuhi.  Jika syarat-syarat hibah tidak /belum dipenuhi, para pihak yang berkepentingan tinggal memenuhi syarat tersebut, atau mebatalkannya. contoh : untuk pemberian hibah di bawah tangan atau dengan surat yang ditandatangani oleh pihak pemberi hibah saja tanpa disaksikan oleh pejabat yang berwenang;

  2. Penerima hibah telah bersalah atau membantu kejahatan yang tujuannya membunuh pemberi hibah, atau kejahatan lainnnya;

  3. Penerima hibah menolak memberikan tunjangan /nafkah kepada pemberi hibah setelah pemberi hibah tersebut jatuh miskin.

Sebelum melangkah lebih jauh tentang prosedur teknis pelaksanaan hibah terlebih dahulu perlu kita ketahui tentang syarat-syarat  pelaksanaan hibah.


Syarat-syarat hibah :


  1. Dilakukan dengan Akta Notaris (pasal 1687 BW) untuk barang bergerak dan dengan akta PPAT (pasal 37 ayat 1 PP No. 24 Tahun 1997) untuk tanah dan bangunan;

  2. Merupakan pemberian secara cuma-cuma (gratis/tanpa bayaran). oleh karena diberikan secara gratis, penerima hibah tidak menerima tambahan keuntungan dan karenanya sesharusnya hibah tidak dikenai pajak. Namun demikian, dalam Undang-Undang Perpajakan ditetapkan bahwa yang bebas dari PPh hanyalah untuk hibah dari orang tua ke anak dan dari anak ke orang tua. Jadi, kalau pemberian hibah tersebut dilakukan antara saudara kandung, tetap dikenakan PPh seperti halnya jual beli biasa;

  3. Diberikan pada saat pemberi hibah masih hidup. Pemberi hibah harus bertindak secara aktif menyerahkan kepemilikannya atas suatu barang. jika pemberi hibah sudah meninggal dunia, bentuknya adalah hibah wasiat;

  4. Pemberi hibah adalah orang yang cakap bertindak menurut hukum (artinya pemberi hibah bukan seorang yang masih di bawah umur atau tidak sedang dalam pengampunan);

  5. Yang dapat dihibahkan adalah barang bergerak dan barang tidak bergerak.  Yang dimaksud dengan barang bergerak, contohnya adalah saham, obligasi, deposito dan hak atas pungutan sewa. Sedangkan yang dimaksud dengan barang tidak bergerak adalah tanah/rumah, kapal yang beratnya lebih dari dua puluh ton, dan sebagainya;

  6. Pemberian  hibah hanyalah untuk barang-barang yang sudah ada;

  7. Penerima hibah sudah ada (dalam hal ini lahir atau sudah dibenihkan ) pada saat pemberian hibah tersebut dilakukan ( pasal 1679 BW)

  8. Pemberian hibah bersifat final dan tidak dapat ditarik kembali (Pasal 1666 BW).

Setelah kita mengetahui syarat -syarat apa saja yang harus terpenuhi ketika akan melakukan hibah, perlu kiranya kita juga mengetahui larangan-larangan dalah proses pemberian hibah.


Larangan dalam Pemberian Hibah


  1. Hibah yang dilakukan antara suami istri, kecuali sebelumnya sudah dibuat perjanjian pranikah mengenai pemisahan harta dalam pernikahan. (Pasal 1678 BW);

  2. Hibah dengan suatu perjanjian bahwa pemberi hibah tetap berhak untuk sewaktu-waktu menjual sendiri barang yang dia hibahkan. Sanksinya adalah hibah tersebut batal demi hukum (pasal 1668 BW);

  3. Jika dalam akta hibah dinyatakan bahwa dengan menerima hibah tersebut, penerima hibah juga berkewajiban melunasi hutang-hutang selain dari memang yang sudah dinyatakan dalam akta hibah dimaksud (Pasal 1670 BW);

  4. Pemberian hibah dalam surat di bawah  tangan.

(Referensi : Panduan lengkap Hukum Praktis Populer’ Hukum Pertanahan’ – Irma Devita P, S.H.,M.Kn.)


Judul Artikel : Prosedur Hibah Tanah dan Bangunan (1)

Rabu, 05 Maret 2014

Dijual Tanah Murah di Pusat Kota Kendal

Dijual Tanah Murah Di Pusat Kota Kendal Tepi Jalur Pantura Jawa Tengah Dijual Tanah Murah Di Pusat Kota Kendal Tepi Jalur Pantura Jawa Tengah


Deskripsi Umum


Tipe Properti : Tanah


Status : Dijual


harga : 2.000.000


Luas Tanah : 5230


Bangunan / Kavling Menghadap : Selatan


Sertifikat : Hak Milik


Alamat Properti : JL. RAYA SOEKARNO-HATTA NO. 352 KENDAL


Kecamatan : KENDAL


Kota/Kab : KENDAL


Kode Pos : 51313


Dijual Murah Sebidang Tanah Kering Sbb:


  • Luas Tanah 5230 m2

  • Sertifikat Hak Milik

  • Lokasi di Pusat Kota Kendal, tepi Jalur Pantura Jawa Tengah

  • Harga: Rp. 2.000.000,-/m (NETT)

Hubungi: 0853 1479 5758


DIJUAL TANPA PERANTARA


About The Author


Kukuh Harjanto – kukuh.harjanto2@gmail.com Alamat Penjual : JL. RAYA SOEKARNO-HATTA NO.344 KENDAL Telepon Rumah / Kantor : 085314795758

Judul Iklan : Dijual Tanah Murah di Pusat Kota Kendal


 

Tips Menjadikan Kamar Anak Aman dan Sehat

Memilih Warna kamar Anak Untuk Merangsang KreativitasTips Menjadikan Kamar Anak Aman dan Sehat


Anak-anak, terutama yang masih di balita, senang sekali menjelajah ke sana ke mari tanpa mengetahui bahaya yang mungkin ada. Bisa saja mereka jatuh terbentur tempat tidur dan meja atau tersandung karpet. Tak mau, kan, ini terjadi pada putar-putri Anda? Di sinilah pentingnya usaha-usaha pengamanan di dalam kamar anak.


Cahaya dan Udara


Bagi anak, sinar matahari penting untuk kesehatan dan pertumbuhannya, terutama pada pagi hari dan belum melewati jam 10 pagi. Cara yang bisa ditempuh adalah dengan membuat bukaan di dinding, baik berupa jendela maupun lubang cahaya ( bovenlicht). Jika tidak memungkinkan, Anda bisa membuat lubang cahaya dari atap dengan mengganti sebuah genteng dengan bahan yang transparan.


Sementara itu, cara terbaik mendapatkan udara segar yang mengalir adalah dengan membuat bukaan yang letaknya saling berhadapan. Jika kamar tersebut terpaksa harus menggunakan AC, usahakanlah membuka jendela pada pagi hari agar udara sempat bertukar.


Perhitungkan juga polusi yang mungkin terjadi. Anak-anak lebih rentan terhadap efek-efek buruk dari polusi udara. Jika rumah Anda terletak di daerah yang tingkat polusinya tinggi, tanamlah banyak-banyak tanaman yang dapat menjadi “penghalang” masuknya udara buruk ke dalam rumah.


Furnitur


Selain ukurannya, bentuk furnitur anak berbeda dengan furnitur biasa. Inilah beberapa langkah pengaman


yang bisa Anda lakukan pada furnitur anak, terutama jika anak Anda masih balita:


  • Menurut Irna dari In-Kids Design, yang memproduksi furnitur anak, untuk lebih menjamin keamanan, furnitur anak biasanya memiliki sudut-sudut tumpul. Ini agar ketika anak terbentur furnitur, anak tidak mendapat luka yang serius.

  • Perabot yang bukan khusus untuk anak bisa Anda amankan dengan menambahkan penutup ujung perabot yang terbuat dari karet. Benda ini biasanya dipasang di sudut-sudut meja atau lemari yang tajam.

  • Pada tepian pintu-pintu lemari atau laci diberi karet pengaman. Ini dimaksudkan agar jika anak suatu ketika terjepit, masih ada pelindung yang lunak

  • Jika salah satu furnitur mengharuskan ada jeruji, usahakanlah agar jarak antar jerujinya tidak terlalu rapat. Anak-anak suka mencoba memasukkan jari-jari atau tangannya ke dalam jeruji. Salah-salah, mereka bisa terjepit.

  • Sebaiknya gunakan perabot yang finshingnya tidak menggunakan cat yang mengandung bahan beracun. Jika ingin mengecat ulang, pastikan cat yang Anda pakai ada keterangan bebas racun di kemasannya.

Soft Furnisihing


Untuk alas tepat tidur anak, pilihlah bahan katun. Katun, selain menyerap keringat, juga bisa beradaptasi terhadap suhu: hangat di kala dingin dan adem di kala panas. Bahan linen juga baik dipakai untuk penutup tempat tidur.


Kasur, bantal, dan guling merupakan benda yang sangat “dekat ” dengan anak. Bahan sintetis lebih baik


dibandingkan dengan kapuk sebagai pengisi kasur atau bantal. Serat kapuk yang sangat halus dan beterbangan bisa mengganggu pernapasan.


Tirai yang dipasang di jendela serta jok kursi sebaiknya dipilih yang bertekstur halus/licin. Bahan yang


mempunyai tekstur kasar cenderung menyimpan debu. Pengggunaan karpet pun sebaiknya dibatasi, karena karpet terkenal sebagai benda pengumpul debu.


Bahan Bangunan


Semakin alami bahan bangunan, akan semakin rendah tingkat bahayanya. Namun yang seperti ini sulit ditemui. Lebih amannya, gunakan bahan bangunan yang mutunya tinggi. Untuk cat misalnya, gunakan cat dinding yang kandungan timbalnya rendah.


Yang sebaiknya diusahakan adalah perawatan bangunan setelah didirikan. Misalnya, usahakan agar dinding bata, yang sifatnya porous, tidak lembab. Demikian juga dengan semen sebagai pelapis bata. Jaga agar permukaannya selalu kering. Kelembaban, selain mengganggu pernapasan, juga memicu tumbuhnya mikroorganisme yang merugikan.


Setelah kamar selesai dibuat, jangan langsung ditinggali. Diamkan kamar selama kurang lebih 2 minggu agar semua racun yang terkandung sempat menguap keluar.


Jika kamar anak sehat, anak akan merasa nyaman dan bahagia tinggal di dalamnya. Kalau begini, Anda juga yang senang, kan? (tabloid rumah)


Judul Artikel : Tips Menjadikan Kamar Anak Aman dan Sehat


Pengaruh Warna Kamar terhadap Perilaku Anak

Pengaruh Warna Kamar terhadap Perilaku AnakPengaruh Warna Kamar terhadap Perilaku Anak


Perkembangan seorang anak secara positif bisa dibantu melalui penataan kamar anak, asal direncanakan dengan cermat.


Jika pada orang dewasa warna mempengaruhi mood pada suatu waktu, pada anak-anak warna mempengaruhi pembentukan kepribadian yang sifatnya lebih permanen.


Menurut Julia Cecilia (desainer interior), kamar anak sebaiknya berwarna, karena warna akan merangsang kreativitas dan imajinasi anak. Secara umum, masih menurut Julia, warna yang cerah akan merangsang tingkah laku aktif, sementara warna pastel (terang, polos) bersifat menenangkan. Ingatlah bahwa efek awal dari warna berbeda dibandingkan efek ketika anak Anda telah berada di ruang itu dalam jangka waktu yang lama.


Saat memilih perabot, warna, atau motif, pilihlah terlebih dahulu 2 atau 3 alternatif yang sesuai dengan selera Anda. Kemudian, biarkan anak Anda memilih dari alternatif tersebut. Dengan cara ini si anak tetap merasa didengar aspirasinya.


Inilah beberapa warna yang jika diterapkan pada kamar anak bisa memberikan pengaruh tertentu pada prilaku anak:


  • Ruang yang dibanjiri warna terang akan merangsang secara berlebihan dan menyebabkan anak hiperaktif, walaupun anak tersebut akan tenang kembali setelah beberapa saat.

  • Kebanyakan warna pastel akan menyebabkan kelesuan dan kehabisan energi, dan kemudian membuat anak gelisah dan lekas marah.

  • Terlalu banyak putih atau biru pucat memberikan rasa tidak aman dan takut

  • Terlalu banyak hitam akan menimbulkan perasaan tertekan. (Tabloid Rumah)

Judul Artikel : Pengaruh Warna Kamar terhadap Perilaku Anak


Memilih Warna kamar Untuk Merangsang Kreativitas Anak (2)

Memilih Warna kamar Anak Untuk Merangsang KreativitasMemilih Warna kamar Untuk  Merangsang Kreativitas Anak (2)



Warna, asesoris, dan tokoh idola bisa menghadirkan suasana tersendiri di kamar anak.



baca : Memilih Warna kamar Untuk  Merangsang Kreativitas Anak (1)


Pilihan Warna


Langkah awal yang perlu Anda lakukan untuk mendekorasi kamar anak Anda adalah menentukan warna dominan. Kendati masih sulit dipahami, masyarakat umum tampaknya sudah menerima anggapan bahwa warna mempunyai pertalian erat dengan kepribadian. Pada orang dewasa, warna didaulat mampu mempengaruhi mood dan perasaan.


 Sebenarnya penelitian pada aspek psikologi dari warna sulit dipatok dengan alasan bahwa emosi manusia tidak stabil dan psikis manusia bervariasi tiap individu. Namun demikian ada beberapa reaksi umum dan universal dari warna yang dikenal pada sebagian besar orang.


Jika pada orang dewasa warna mempengaruhi mood pada suatu waktu, pada anak-anak warna mempengaruhi pembentukan kepribadian yang sifatnya lebih permanen.


Menurut Julia Cecilia (desainer interior), kamar anak sebaiknya berwarna, karena warna akan merangsang kreativitas dan imajinasi anak. Secara umum, masih menurut Julia, warna yang cerah akan merangsang tingkah laku aktif, sementara warna pastel (terang, polos) bersifat menenangkan. Ingatlah bahwa efek awal dari warna berbeda dibandingkan efek ketika anak Anda telah berada di ruang itu dalam jangka waktu yang lama.


Karena itu menurut Julia, warna yang cocok untuk bayi di bawah usia 5 tahun adalah warna-warna pastel, yang diharapkan bisa memberikan ketenangan. Setelah melewati usia itu biasanya anak-anak akan menyukai warna yang lebih cerah dan kuat.


Namun baik menggunakan warna pastel atau warna kuat, kamar anak juga membutuhkan focus of interest (bagian yang menjadi fokus dalam sebuah ruangan). Anda bisa membuatnya dalam bentuk pembedaan warna cat pada salah satu dinding, mengecat plafon dengan cat efek (misalnya efek awan), atau bahkan melukis dinding dengan gambar-gambar pemandangan. Atau jika ada mainan dengan berbagai macam warna, pajanglah mainan tersebut sedemikian rupa sehingga mainan tersebut menjadi focus of interest.


Menurut Julia, ada beberapa warna yang perlu dihindari untuk dekorasi kamar anak-anak. Warna-warna tersebut adalah: abu-abu, coklat tua dan hitam. Sekalipun memiliki “warna”, ketiganya dipandang tidak sanggup membangkitkan imajinasi anak. Secara umum, warna-warna tersebut juga mengesankan kesuraman. Kita tak pernah ingin anak-anak menghabiskan hari-harinya dengan nuansa lingkungan yang suram, bukan? Kita selalu ingin melihat mereka bertingkah ceria. Bahkan, kita harap keceriaan mereka akan menular, menjadi inspirasi dan motivasi Anda, para orang tua.


Jika Anda tidak memiliki keahlian dalam memadukan warna, pilihlah dua macam warna cerah yang cocok. Kalau Anda cukup yakin mampu memadukan warna dengan baik, Anda bisa menggunakan tiga warna. Tidak ada patokan soal warna apa yang cocok. Yang penting Anda memilihnya pada gradasi yang tepat. Misalnya, hijau pada gradasi tertentu, sangat cocok dengan kuning pada gradasi tertentu pula. Tetapi jika Anda salah memilih gradasi kedua warna tersebut bisa terlihat sangat tidak cocok. Untuk amannya, Anda bisa memilih warna-warna alam, seperti hijau, biru, merah, atau kuning. Permainan warna ini bisa Anda terapkan pada cat dinding maupun asesoris seperti seprai, bed cover, hiasan dinding, tirai, keset, karpet, tempat sampah, dll.


Hadirkan Tokoh


Di atas usia balita, menurut Julia Cecilia (desainer interior), seorang anak umumnya sudah memiliki tokoh favorit. Tokoh ini bisa didapat dari mana saja, seperti film atau buku cerita. Industri informasi dan hiburan menyuburkan penokohan dan afiliasi minat anakanak seperti itu.


Mendekati usia praremaja (kira-kira antara 9-13 tahun), anak sudah memiliki beragam hobi, seperti bermain basket, bermain alat musik, dll. Dalam kondisi seperti ini, tokoh idolanya tidak lagi didapat dari film, melainkan tokoh atau benda yang benar-benar nyata


Jika anak Anda menyukai permainan bola basket misalnya, Anda bisa memasangkan wallpaper bergambar pemain basket ternama. Atau jika anak Anda senang bermain piano, Anda bisa memilihkan bed cover bergambar not balok. Atau, ada juga anak-anak yang menyukai hewan tertentu. Anda bisa menghiasi kamarnya dengan berbagai macam gambar dan bentuk hewan tersebut.


Menghadirkan sebanyak mungkin kesukaan di rumah atau kamar pribadi anak-anak adalah cara paling dasar untuk membuat mereka merindukan rumah. Tatawarna dengan penataan ruang yang tepat adalah elemen utama menuju ke sana. (Tabloid Rumah)


Judul Artikel : Memilih Warna kamar Untuk  Merangsang Kreativitas Anak (2)


Selasa, 04 Maret 2014

Memilih Warna kamar Anak Untuk Merangsang Kreativitas (1)

Memilih Warna kamar Untuk Merangsang Kreativitas Anak Memilih Warna kamar Anak Untuk  Merangsang Kreativitas


Rumah Pantura – Kamar sangat penting bagi anak-anak. Bahkan mungkin lebih penting ketimbang bagi orang dewasa. Karena bagi anak-anak kamar tidak hanya merupakan teritori di mana mereka bisa berkuasa penuh, tetapi juga merupakan lingkungan yang akan membentuk karakter mereka kelak.


Selain untuk tidur dengan nyenyak, kamar bagi seorang anak adalah tempat untuk bermain-main dengan fantasinya, bermimpi, dan mungkin tempat di mana orang tua memberikan ketenteraman dengan membacakan cerita, bercakap-cakap, atau memberikan ciuman selamat tidur. Prilaku anak-anak dan hubungan antarpersonal yang berkembang selama masa-masa awal ini akan membentuk siapa mereka dan bagaimana mereka berhubungan dengan orang lain sepanjang hidup mereka.


Pentingnya Dekorasi Kamar Anak


Untuk mendapatkan perasaan aman, anak perlu dikelilingi suasana yang membangkitkan rasa keakraban. Suasana yang akan menimbulkan rasa “pulang” pada tempat yang sudah dikenal baik ketika ia berada di dalamnya. Rasa “pulang” ini lebih penting pada anak-anak dibandingkan pada orang dewasa.


Karena itu membuat “pelabuhan” yang nyaman adalah tantangan para orang tua. Tidak pas jika orang tua hanya memikirkan “menyapu” rumah dengan warna-warna sesuai selera “tua”. Jangan sampai juga psikologi warna orang tua terlalu dominan sehingga bahkan untuk membayangkan warna-warna yang dekat dengan dunia kanak-kanak dan remaja pun sudah ogah-ogahan.


Mungkin memang Anda sebagai orang tua merasa menyerah atau tidak menguasai dunia warna yang diakrabi atau disukai anak-anak. Anda bisa saja menyewa jasa desainer interior, kalau begitu. Tetapi jika anggaran Anda terbatas, merancang sendiri bukanlah hal yang mustahil. Memang tidak mudah. Anda harus mempertimbangkan bagaimana meletakkan benda-benda yang merangsang kreativitas mereka seperti layaknya mengatur sebuah panggung dunia fantasi. Warna, penutup dinding (cat atau wallpaper), tirai, seprai, pajangan serta mainan, harus dipilih dengan hati-hati untuk menciptakan suasana yang hangat, bersahabat, dan akrab.


Warna sama sekali bukan hal yang sepele dan tidak bersentuhan dengan tumbuh kembang generasi penerus kita. Pertimbangkan benar-benar apa yang mereka inginkan untuk interior kamar mereka, dan apa pengaruhnya pada kehidupan mereka kelak. Karena suasana tertentu akan mempengaruhi bagaimana mereka berpikir, apa yang mereka rasakan, dan bagaimana mereka bertingkah laku.


Anak Memilih, Anda Mengarahkan


Seringkali orang tua membuat keputusan untuk anaknya berdasarkan fantasi atau bayangan mereka sendiri akan sesuatu yang tidak bisa mereka dapatkan dalam kehidupan mereka. Padahal apa yang menjadi obsesi orang tua, belum tentu merupakan keinginan sang anak. Bahkan, bisa jadi kebutuhan warna yang menopang kenyamanan anak-anak berada di rumah sangat bertentangan dengan keseluruhan nuansa warna yang ingin orang tua ciptakan pada sekujur hunian.


Orang tua yang bijaksana adalah orang yang akan menanyakan pendapat anaknya dalam menentukan tema apa yang diinginkan. Kadang-kadang pendapat anak sangat berbeda dengan apa yang sudah direncanakan orang tua. Di sini Anda bisa bernegosiasi. Langkah yang bisa Anda lakukan adalah memberikan beberapa alternatif (bisa melalui gambar dari majalah, brosur, dsb.), dan membiarkan anak memilih.


Sebelum merancang kamar anak, pertimbangkan dahulu apa fungsi atau aktivitas yang akan dilakukan di ruangan tersebut. Apakah ruangan tersebut hanya akan digunakan untuk tidur? Atau juga menjadi ajang bermain dan belajar? Jawaban ini akan menjadi pedoman untuk menyeleksi tema ruangan.


Aspek kesesuaian tingkat-tingkat usia dengan sebuah tema ruangan mungkin adalah hal yang tidak dimengerti anak tetapi perlu Anda pertimbangkan. Pertimbangkan bahwa balita Anda akan tumbuh menjadi anak-anak. Beberapa tahun kemudian mereka akan menginjak usia pra remaja. Anda bisa merancang sebuah kamar dengan dekorasi yang “awet” sampai anak Anda menginjak usia pra remaja tersebut, misalnya. Atau Anda juga bisa merancang tata warna yang memang  hanya didedikasikan untuk satu jenjang usia dan siap mengubahnya kelak ketika sang anak sudah menapaki anak tangga kedewasaan selanjutnya. (tabloid rumah)


Judul Artikel : Memilih Warna kamar Anak Untuk  Merangsang Kreativitas (1)